Indonesiantunes’s Weblog

Titisan Rockstar, Sindiran JONI untuk Musik Cengeng

Posted by: indonesiantunes on: April 24, 2009

Era musik Indonesia tahun 2000-an ditandai dengan kemunculan banyaknya kelompok band dan musisi. Mereka  mengusung aliran tertentu dan mencoba eksis dalam industri ini sekuat tenaga. Konsep bermusik yang ditawarkanpun beragam, mulai dari pop, rock sampai yang melankolis. Aneh bin ajaib, pengusung musik bersyair cinta dengan melodi lambat (slow) cenderung lebih diterima masyarakat. Hal ini juga sempat menjadi kontroversi dikalangan musisi dan pengamat musik, bahkan diantara mereka ada yang berujar; “jangan sodorkan masyarakat kita dengan musik cengeng”

Kondisi ini juga membuat gerah seorang pemuda bernama Joni Lebay dan akhirnya membuat kelompok musik yang anti “Band Pop Cengeng” dengan syair “merengek-rengek”. Maka lahirlah band “JONI KEMON” Desember 2007.

Bisa dibilang, Band ini merupakan proyek pribadi bermusiknya Joni  untuk menjaga eksistensi dan jatidirinya di dunia musik. Untung, Joni memiliki multi talent di bidang ini. Makanya, dalam album perdana bertajuk “Titisan Rockstar” ini , Joni yang meng-arransemen, juga bertindak sebagai produser, music director, operator, mixing hingga mastering. Proses pembuatan album ini baru selesai bulan Oktober 2008 lalu setelah di Final Mixing & Mastering  yang dibantu oleh John Paul Ivan (eks personel Boomerang).

Album JONI KEMON berisi lima buah lagu; lagu Buat Loe, Balada Anak Kampus, Nona Manis, Blues Musisi Banci, dan Dunia Rock N’ Roll. Secara keseluruhan, penggarapan musik dialbum ini bagus, dan kemampuan bermusik personel JONI KEMON; Mc Axl (vokal), Joni (gitar), Cozy (Bass), dan Bonsay (Drum) bisa dibilang baik. Usaha memadukan harmonisasi bunyi alat musik terdengar kompak dan minim distorsi.

Upaya sang vokalis, Mc Axl, bermain dalam nada-nada sulit (rendah-tinggi) tak sia-sia. Sepertinya, Axl yang juga vocalis band ArrowGuns sudah  terbiasa membawakan lagu dengan gaya vokal yang mirip-mirip dengan Axl Rose vokalis kelompok musik Guns N’ Roses. Namun,  tidak bisa dipungkiri pula dalam beberapa lagu, upaya backing vokal belum sepenuhnya berhasil. Dalam tembang “Balada Anak Kampus” misalnya, cukup terdengar kekurangkompakkan mereka.

Misi bermusik JONI KEMON yang tidak suka dengan Band Pop pengusung musik cengeng dengan gamblang dilontarkan dalam syair lagu “Blues Musisi Banci”. Lalu bagaimana dengan lagu “Nona Manis”? Meski ada unsur cinta, lagu ini dibawakan dengan ekspresif dalam balutan irama rock n roll.

Upaya JONI KEMON dalam menjaga eksistensinya dalam dunia musik patut diacungi jempol. Meski dalam album perdana ini  tampilan desain dan packaging cukup sederhana, namun upaya lain dalam menyebarkan misi bermusiknya lewat RBT (Ring Back Tone) menjadi poin  yang bagus bagi band ini. Dimasa mendatang, tidak mustahil eksistensi JONI KEMON semakin berkibar  dan menjadi band yang idealis serta teguh memegang komitmen dan jati diri. Sukses buat JONI KEMON (lysthano/foto : Joni Kemon]

Leave a Reply